JAKARTA – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh seorang oknum tenaga kesehatan. Seorang perempuan yang diduga berprofesi sebagai bidan viral setelah nekat memamerkan bagian sensitifnya saat sedang melakukan siaran langsung (live) di aplikasi TikTok.
Aksi vulgar tersebut diduga dilakukan sengaja demi memancing penonton untuk memberikan hadiah digital atau gift dalam jumlah banyak.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan potongan video yang beredar luas di berbagai platform media sosial lainnya, oknum bidan tersebut awalnya melakukan siaran langsung biasa sambil menyapa para pengikutnya. Namun, suasana berubah ketika intensitas penonton meningkat dan beberapa akun mulai mengirimkan gift bernilai tinggi.
Tergiur dengan saweran digital yang terus mengalir, oknum tersebut mulai melakukan tindakan asusila dengan sengaja membuka sebagian pakaiannya dan memamerkan payudaranya ke arah kamera.
“Awalnya cuma joget-joget biasa, tapi pas ada yang kasih ‘Singa’ dan ‘Paus’ (jenis gift mahal), dia makin berani sampai berbuat seperti itu,” ujar salah satu warganet yang sempat menyaksikan siaran tersebut.
Kecaman dari Netizen dan Rekan Sejawat
Tindakan ini memicu gelombang kecaman dari netizen. Banyak yang menyayangkan profesi mulia seperti bidan dicoreng oleh perilaku yang dianggap merusak moral dan etika profesi tersebut.
- Pelanggaran Etika: Netizen menuntut organisasi profesi seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk segera menelusuri identitas oknum tersebut.
- Sanksi Hukum: Selain sanksi etik, oknum tersebut terancam terjerat UU ITE terkait penyebaran konten bermuatan asusila di ruang publik digital.
Tanggapan Pihak Terkait
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian maupun organisasi profesi terkait terkait identitas pasti oknum bidan tersebut. Namun, akun TikTok yang bersangkutan dilaporkan telah menghilang atau diblokir oleh pihak platform setelah menerima banyak laporan (report) dari pengguna lain.
Pihak berwajib senantiasa menghimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menghalalkan segala cara, termasuk melanggar norma kesusilaan, demi meraup keuntungan finansial secara instan.
Yang mau lihat vidio nya bisa lihat >>