Sebuah video yang diduga berkaitan dengan kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang perempuan dan kakak tirinya beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Penyebaran video tersebut memicu keprihatinan masyarakat sekaligus kecaman terhadap pelaku kekerasan maupun pihak yang menyebarluaskan konten tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan tengah menelusuri asal-usul video dan memastikan keaslian serta keterkaitannya dengan laporan yang telah diterima sebelumnya. Selain itu, aparat juga menyelidiki pihak-pihak yang pertama kali mengunggah dan menyebarkan video tersebut.
“Penyebaran konten yang mengandung unsur kekerasan seksual dapat melanggar hukum dan memperburuk kondisi korban,” ujar perwakilan kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak membagikan ulang video tersebut demi melindungi privasi dan pemulihan korban.
Sementara itu, korban dilaporkan telah mendapatkan pendampingan dari lembaga terkait, termasuk bantuan hukum dan layanan psikologis. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga empati serta tidak memperkeruh situasi dengan menyebarkan konten sensitif.
Pihak berwenang menegaskan akan menindak tegas pelaku kekerasan serta siapa pun yang terbukti menyebarkan konten yang melanggar hukum.