sebuahpemilik café viral di Jakarta dan banyak mendapatkan hujatan dari para netijen ketika salah satu dari pengunjungnya datang ke tempat untuk melakukan nongkrong di café miliknya, lalu pemilik café pun segera melakukan klarifikasi saat melihat sebuah postingan di sosial media yang menunjukkan keadaan lokasi di café miliknya
Konsep tersebut awalnya diperkenalkan melalui konten promosi di akun TikTok resmi Cigi Kave. Namun, alih-alih menarik perhatian positif, dekorasi tersebut menuai kritik dan kecaman dari netizen.
awalnya pemilik café terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat bekerja di luar negeri , dan dari pengalamannya tersebut ia pun memberanikan diri untuk membuka café di kampung halamannya dan menggunakan hiasan atap dari bra yang ia beli dari pasar untuk di jadikan hiasan
tetapi banyak yang mengatakan simbol tersebut dinilai sensitif oleh sebagian masyarakat dan dianggap kurang sesuai dengan norma serta budaya Indonesia.