TANGGERANG – Perbuatan sang guru di pergoki salah satu santri watinya yang hendak membuang sampah. Lalu beliau melaporkan kepada guru dan santri lainnya.
Sontak semua santri dan para guru lainnya terkejut saat mendatangi pelaku sedang berkebun bersama muritnya di belakang sekolah.
Lantas mereka di bawak ke kantor untuk di mintai keterangan apa alasan mereka berkebun berdua.
Sang guru pun menjawab dengan muka tertunduk dan tersipu malu. Beliau mengaku sudah berkebun bersam muritnya sampai 10 kali.
Karena tidak tahan melihat muritnya berperilaku manja dan menggoda.
Muritnya pun membantah atas pengakuan Sang guru. Muritnya pun menjawab bila saya tidak mau di ajak berkebun akan di laporkan kepada orang tua saya karena saya pernah kepergok sedang pacaran di sebuah taman. Lalu saya menuruti kemauan Sang guru. Ucap Sang murit